Hot Topics

Gelar Aksi Jilid II di Mapolda Sumut, PW IPA Minta Lokasi Perjudian di Medan dan Binjai Ditutup

Jakarta, (Vibesjakarta.com)–Pimpinan Wilayah Ikatan Pelajar Al Washliyah (PW IPA) Sumatera Utara kembali menggelar aksi damai Jilid II di depan Markas Kepolisian Daerah Sumatera Utara (Mapolda Sumut), Jalan Sisingamangaraja, Medan, Jumat (14/8/2026).

Massa yang diperkirakan berjumlah sekitar 100 orang itu datang untuk menyampaikan aspirasi sekaligus menyerahkan laporan resmi terkait dugaan maraknya aktivitas perjudian di sejumlah titik di Kota Medan dan Kota Binjai.

Aksi yang dimulai pukul 14.00 WIB tersebut diawali dengan titik kumpul di Sekretariat PW IPA Sumut sebelum massa bergerak menuju Mapolda Sumut. Pihak organisasi menegaskan bahwa laporan masyarakat serta hasil pengamatan di lapangan menjadi dasar utama penyampaian aspirasi tersebut.

Sebut Tiga Titik Lokasi dan Sampaikan Tuntutan

Dalam surat laporan resmi yang diserahkan kepada kepolisian, PW IPA Sumut membeberkan tiga lokasi yang disinyalir menjadi tempat berlangsungnya aktivitas perjudian, yakni:

  • Kota Binjai: Kawasan Jalan Rukam, Brahrang.
  • Kota Medan: Yang Lim Plaza, Jalan Emas No. 10, Kelurahan Sei Rengas II, Kecamatan Medan Area.
  • Kota Medan: Kompleks Asia Mega Mas, Jalan Asia, Kelurahan Sukaramai II, Kecamatan Medan Area.

Koordinator Aksi, Ikhwanda Buyung Khairul Rhofai, menyebut terdapat indikasi keterlibatan pihak tertentu serta dugaan perlindungan dari oknum aparat dalam pengoperasian lokasi-lokasi tersebut. Kendati demikian, ia menegaskan bahwa informasi tersebut perlu ditelusuri dan dibuktikan melalui proses hukum.

“Adanya dugaan bahwa sejumlah lokasi tersebut berkaitan dengan seseorang berinisial AK dan dugaan kuat kami adanya backing dari oknum. Kami minta kepolisian mengusut kasus ini sampai tuntas, jangan hanya sebatas wacana,” ujar Ikhwanda saat menyerahkan surat laporan.

Sementara itu, kader PW IPA Sumut, Rusydi Mulya Sumantri, mendesak Kepala Kepolisian Daerah Sumatera Utara (Kapolda Sumut) agar segera mengambil langkah konkret di lapangan.

“Kami meminta Kapolda Sumut melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke lokasi-lokasi yang disebutkan, kemudian mengambil tindakan tegas dengan menutup tempat yang terbukti menjalankan aktivitas perjudian, serta menangkap pihak penyedia tempat jika terbukti melanggar hukum!” tegas Rusydi.

Respons Kepolisian dan Ruang Hak Jawab

Perwakilan kepolisian yang menerima kedatangan massa aksi beserta dokumen laporan menyatakan bahwa pihaknya menyambut baik aspirasi tersebut. Surat laporan resmi yang diterima akan segera diteruskan kepada pimpinan untuk ditindaklanjuti ke tahap penyelidikan.

Seluruh klaim yang disampaikan dalam aksi ini masih bersifat dugaan awal dan memerlukan pembuktian materiil serta keterangan resmi dari aparat penegak hukum maupun pihak-pihak terkait.

Redaksi membuka ruang hak jawab, koreksi, dan klarifikasi seluas-luasnya bagi seluruh pihak yang namanya disebut atau berkaitan dengan pemberitaan ini sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan dan Kode Etik Jurnalistik (KEJ).

Tags :

Terkini

- Advertisement -

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Jakarta Bergerak. Kami Merekam

Kami hadir untuk menyajikan informasi yang relevan, akurat, dan inspiratif.

VibesJakarta @2024. All Rights Reserved.