Hot Topics

Kapolres Lamongan Gandeng Influencer & Penggiat Medsos, Bangun Ruang Digital yang Aman dan Nyaman

VibesJakarta.com — Ruang digital kita makin ramai, tapi juga makin rawan. Hoaks, ujaran kebencian, sampai penipuan online masih jadi PR besar bareng-bareng. Sadar soal itu, Polres Lamongan nggak mau jalan sendirian. Lewat sebuah forum diskusi di Rupatama Mapolres Lamongan, Rabu (28/10/2026), kepolisian resmi menggandeng puluhan penggiat media sosial dan pengelola akun informasi publik untuk membangun ekosistem digital yang lebih sehat.

Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Kapolres Lamongan, AKBP Adhytiawarman Gautama Putra, Ph.D., didampingi jajaran Pejabat Utama (PJU) Polres Lamongan. Yang hadir bukan cuma “yang jago bikin konten”, tapi juga pengelola akun-akun informasi warga yang sehari-hari jadi rujukan di Lamongan.

Suasananya nggak kaku. Setelah sesi perkenalan, peserta diajak sharing soal fenomena dunia digital—dari derasnya arus informasi sampai gimana caranya bareng-bareng nangkal hoaks, ujaran kebencian, penipuan online, dan kejahatan siber lainnya.

Kapolres juga sempat kasih apresiasi ke para penggiat medsos yang selama ini rajin bantu publikasi kegiatan positif kepolisian, termasuk mengenalkan layanan Call Center 110 ke masyarakat. Jadi, selain jadi partner buat menyebarkan informasi, mereka juga jadi jembatan antara warga dan layanan kepolisian.“Kami mengapresiasi peran para penggiat media sosial yang telah membantu menyampaikan informasi positif kepada masyarakat.

Kami berharap kolaborasi ini terus terjalin untuk bersama-sama menangkal hoaks, ujaran kebencian, penipuan online, dan berbagai bentuk kejahatan digital, sehingga masyarakat dapat merasakan ruang digital yang aman dan nyaman,” ujar Kasihumas Polres Lamongan, Ipda M. Hamzaid, S.Pd., dikutip dari beberapa sumber.

Buat warga Jakarta yang hidupnya nggak jauh dari timeline dan grup chat, langkah Polres Lamongan ini basically sebuah reminder: ruang digital yang aman itu bukan cuma tanggung jawab polisi atau platform, tapi juga kita sebagai pengguna. Kolaborasi antara aparat dan content creator lokal bisa jadi contoh bagaimana literasi digital nggak berhenti di slogan, tapi benar-benar dipraktikkan bareng-bareng.

Dengan komunikasi yang makin kuat, informasi positif dan sosialisasi layanan kepolisian—termasuk Call Center 110—diharapkan bisa sampai lebih cepat ke masyarakat. Ujung-ujungnya, situasi kamtibmas di Lamongan tetap kondusif, dan kita semua bisa scroll dengan lebih tenang.

Tags :

Terkini

- Advertisement -

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Jakarta Bergerak. Kami Merekam

Kami hadir untuk menyajikan informasi yang relevan, akurat, dan inspiratif.

VibesJakarta @2024. All Rights Reserved.